Sunday, February 19, 2012

Foto - foto banjir 19 Feb 2012 PT. Karya Makmur mohon perhatiannya

Berikut ini adalah foto - foto dari Banjir di Cluster Bali 2. PT. Karya Makmur mohon perhatiannya untuk jalur air.
Besar nya air yang ada di samping rumah Pak Erwan

Air yang mengalir di sepanjang blok BH1


Air yang meluap dari Blok BH1 menuju perumahan di Blok BF

Rumah di Blok BF 6 ini yang paling parah terkena banjir ini

Blok BF 2 sampai BF 6 mengalami kebanjiran dan masuk ke dalam rumah

Dilihat dari sisi ujung blok BF yang menuju kali
Salah satu rumah yang kena banjir di Blok BF


Untuk PT. Karya Makmur mohon perbaiki, perdalam dan juga dibuat pembagian jalur air. Sehingga tidak terfokus ke satu jalur saja.

Banjir di Cluster Bali 2


Pada minggu pagi sekitar pukul 6 sampai 8 pagi pada tanggal 19 Feb 2012. Terjadi hujan yang sangat besar sekali. Dan membuat beberapa titik air Taman Jatisari Permai Cluster bali 2 tergenang air. Khususnya untuk Blok BF 2 sampai BF 6 rumahnya tergenang air.

Berikut adalah hasil capture video saya, Pak Erwan dan Pak Andi sewaktu air meluap. Gambar di ambil dari arah jalur air masuk di antara blok BH dan BH1 menuju kali di belakang cluster yang ada.



Dan di akhir video ini, ada salah satu satpam dari PT. Karya Makmur melihat sendiri kondisi air disini. Berikut video yang kami ambil di ujung Blok BF yang menuju ke kali.


Mohon bagi pemilik rumah melakukan permohonan ke PT. Karya Makmur agar jalur air lebih di perhatikan lagi. Agar rumah yang ada di blok BF ini lebih aman nantinya.

Friday, February 17, 2012

Area Kosong Cluster Bali II Banjir


Tanggal 16 Febuari 2012 pagi kami di kagetkan dengan tinggi nya debit air yang ada di kali di dekat cluster kami. Memang cluster bali 2 Taman jatisari permai di bagian belakang langsung berhadapan dengan kali cikeas. Setelah mendapat kabar dari beberapa warga Cluster Bali 2 saya langsung ke lokasi untuk melihat kejadian itu. Dan ternyata benar air sudah sangat tinggi sekali. Sampai tanggul yang dibuat PT. Karya Makmur jebol sehingga air masuk ke beberapa bagian cluster bali II yang masih kosong.

Saya tanya ke beberapa pekerja yang berada dekat dengan lokasi banjir. Air naik dari jam 5 pagi dan langsung tinggi sekali. Sehingga membuat kawatir mereka yang tinggal hanya berjarak paling tidak 20 meter dari lokasi banjir. Banjir ini berlangsung cukup lama. Karena hasil crosscheck terakhir pada sore hari air masih tinggi. Namun tadi pagi kami cek ke lokasi kondisi tinggi air sudah kembali normal.

Jadi saran saya, jika ada yang ingin membeli rumah di Cluster Bali II Taman Jatisari Permai. Berkonsultasilah kepada warga yang sudah tinggal di lokasi. Tidak perlu malu – malu untuk bertanya lokasi mana saja yang rawan. Karena kami yang sudah menetap di Cluster tersebut  juga tidak mau memiliki warga yang menjadi korban banjir nantinya.

Sunday, January 1, 2012

Kerja Bakti Warga Cluster Bali 2 agar PT. Karya Makmur memperbaiki selokan

Setelah warga melihat kondisi air yang mengalir di sekitar cluster Bali 2 Taman Jatisari permai ini, kami meminta PT. Karya Makmur untuk memperbaiki jalur selokan tersebut. Tapi dikarenakan tidak adanya reaksi dari pihak PT. Karya Makmur jadi kami warga berinisiatif untuk melakukan kerja bakti dan sedikit memaksa membongkar jembatan ke dalam rumah - rumah yang belum di tempati agar selokan yang tersumbat pasir, tanah bahkan beton yang ada bisa di bongkar oleh PT. Karya Makmur nantinya.

Memang tidak mudah melakukan pembersihan ini. Tapi karena ini lingkungan kami jadi kami melakukan agar tidak terjadinya wadah Demam Berdarah dengan adanya genangan air - genangan air terhadap perumahan ini.

Di setiap jembatan kami melakukan pembongkaran beton sampai melakukan pemotongan besi yang ada. Setelah besi di potong dan di angkat, kami baru melakukan pembongkaran dan pembersihan selokan yang ada.

Cukup lama kami melakukan pembersihan ini. Dan saya yakin, semua warga yang ikut kerja bakti ini pasti badan nya merasakan sakit dan linu dikarenakan menggunakan alat - alat tersebut :)

Kondisi air di depan rumah Bpk Erwan, mohon PT. Karya Makmur benahi

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan gambar ini sewaktu hujan cukup besar. Cukup deras dan dapat menggerus sisi selokan yang ada. Sehingga kami meminta PT. Karya Makmur untuk memperbaikin jalur buangan air tersebut agar tidak sampai keluar ke jalan dan masuk ke dalam rumah - rumah warga.

Setelah hujan reda saya (Tommy), Andi, Tonny dan Toto mengecek semua jalur air yang ada. Ternyata banyak sekali sumbatan yang ada di dalam jalur air tersebut. Dan air selokan meluap ke jalanan dan sempat masuk ke dalam beberapa halaman rumah yang ada.

Berikut ini adalah gambar jalur air di sekitaran blok BH1. Terlihat air meluap dan tersumbat di ujung. Padahal beberapa waktu lalu saya sudah melakukan pembongkaran sumbatan gorong - gorong di ujung jalan tersebut.

Dan akhirnya selain meminta PT. Karya Makmur membetulkan jalur selokan tersebut. Kami juga sepakat warga untuk memperbaiki sebisa kami.

Selamat Tahun Baru

Untuk semua warga Taman Jatisari Permai Cluster Bali 2. Selamat Tahun Baru 2012. Semoga di tahun 2012 ini selalu membawa kebahagian dan kemakmuran untuk kita semua.


Tommy (Wiliarto Prio Utomo)
BH42

Artikel dari Ibu Indah semoga menjadi manfaat

ini adalah postingan saya dari forum sbelah, saya copas (copy paste) semoga berguna:
PETUGAS PLN GADUNGAN

saya ingat jam 12.00 siang pagar rumah digedor 2 org yang ngaku dari PLN. Saya yg waktu itu tanpa curiga langsung buka pagar, anehnya orang yg satu langsung ke sekering dan yang satu berbicara sama saya. Dengan gayanya dia memberikan sebuah nota dengan nominal 75 rb. Katanya : mbak ini alat dari PLN untuk melindungi sekeringnya supaya ga' kena air waktu hujan dan ini notanya.
sontak aku kaget lho saya ga' merasa beli ini alat pak. kata orang itu lagi: semua perumahan ibu dipasang alat ini dan semua sdh membayar, tinggal rumah ini aja bu. langsung saja saya nengok ke rumah tetangga dan ternyata tetanggaku tidak masang alat tsb setelah itu aku periksa notanya dan benar nota ini tidak ada stempel PLN, darisitu saya curiga karena kedua org tersebut tdk memakai nametag ataupun seragam PLN. Langsung saja saya bilang maaf pak saya tidak punya uang ntar nunggu suami saja dulu sambil mikir waduh gimana nih ga' ada orang di rumah, tetangga ga' ada ( maklum perumahan baru) ga' ada orang yg bs dimintai tolong dan kedua orang tersebut bertampang preman semua.lalu orang tsb bilang ga' bisa mbak harus sekarang bayarnya karna harus disetor ke PLN. Sambil mikir aku bilang ke org tersebut : klo begitu aku telpon suami dulu pak. langsung aja orangnya ngambil nota dari tanganku sambil bilang ya udah ntar kami ke sini lagi mbak, sambil manggil temannya ngeloyong pergi. mungkin pikirnya aku mo telpon polisi kali ya koq langsung pergi.
alhamdulillah akhirnya orang itu pergi jg ga' kebayang deh gmn nasibq klo orangny masih ngotot. Pengalaman ini membuat aku agak trauma, tapi aku juga belajar untuk tidak sembarang membuka pintu ke sembarang orang yang tdk dikenal dan lebih berhati-hati menghadapi orang.